Selasa, 02 April 2019

Iqbal Faturrahman

SUSU SEGAR NASIONAL





Informasi Umum Perusahaan
               Perusahaan CV. Cita Nasional adalah sebuah perusahaan milik perseorangan yang bergerak dalam bidang pengolahan susu sapi yang diolah menjadi susu pasteurisasi dengan proses homogenisasi. Susu pasteurisasi diproduksi berbagai rasa seperti rasa murni, rasa coklat, rasa stroberi, rasa mocca dan rasa jeruk. Susu pasteurisasi juga dikemas berbagi bentuk seperti dalam kemasan cup, minipack dan purepack dengan merk dagang Susu Segar Nasional. Perusahaan CV. Cita Nasional juga memproduksi produk lain, seperti yoghurt dengan merk dagang Yoghurt Nasional dalam kemasan cup dan botol.

Proses Produksi-Distribusi-Konsumen




          Menunjukan alur strategi rantai pasok CV. Cita Nasional, strategi rantai pasok berawal dari rantai pasok hulu, yaitu KUD yang memasok susu ke perusahaan CV. Cita Nasional, susu yang diterima perusahaan adalah susu yang telah lolos uji laboratorium CV. Cita Nasional, susu yang telah lolos kemudian diolah menjadi susu pasteurisasi berbagai rasa dan dikemas berbagai bentuk, proses pembuatan produk susu pasteurisasi termasuk rantai pasok internal perusahaan, susu yang sudah diproduksi dan sudah dikemas, dipasarkan di berbagai wilayah di indonesisa untuk dikonsumsi masyarakat, ini termasuk strategi rantai pasok hilir yang diterapkan oleh perusahaan, hal ini merupakan startegi yang diterapakan perusahaan. KUD Perusahaan CV. Cita Nasional Wilayah Distribusi Konsumen Rantai Pasok Hulu Rantai Pasok Internal Rantai Pasok Hilr 61 Strategi rantai pasok yang diterapkan perusahaan CV. Cita Nasional bertujuan untuk memaksimalkan kinerja perusahaan.

Rantai pasok hulu (upstream supply chain) yang digunakan perusahaan CV. Cita Nasional adalah KUD yang memasok susu murni keperusahaan. KUD pemasok susu ke perusahaan CV. Cita Nasional adalah KUD Andini Luhur, KUD Wahyu Agung, KUD Sidodado, KUD Cepogo, KUD Getasan, KUD Tirta Handayani, KUD Sumber Karya, KUD Kota Boyolali, KUD Banyu aji, KUD Musuk, KUD Blancir, KUD Mekar Ungaran, Cita Nasional Farm dan KUD Sidomaju. KUD berfungsi sebagai penyalur bahan baku produksi susu pasteurisasi CV.Cita Nasional.
Rantai pasok internal (internal supply chain) CV. Cita Nasional meliputi berbagai kegiataan di dalam perusahaan seperti proses produksi dan manajemen pengolahan perusahaan CV. Cita Nasional. Pasokan internal (internal supply chain), meliputi semua proses pemasukan barang ke gudang yang digunakan sampai pada proses produksi. Aktivitas utamanya antara lain produksi dan pengendalian persediaan.
Rantai pasok hilir (downstream supply chain) perusahaan CV. Cita Nasional meliputi berbagai kegiatan di luar perusahaan, seperti mendistribusikan produk ke wilayah-wilayah distribusi susu pasteurisasi CV. Cita Nasional yang melibatkan pengiriman produk kepada pelanggan akhir

Distribusi Pengiriman Produk
        CV. Cita Nasional memilki alur distribusi dalam mendistribusikan produk susu pasteurisasi di berbagai wilayah, susu pasteurisasi yang sudah jadi distribusikan menggunakan transportasi truk angkut barang, produk didistribusikan diberbagai daerah di pulau jawa seperti wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Semarang, Yogyakarta dan Purwakerto. Pengiriman produk susu pasteurisasi ke wilayah Semarang setiap 3 hari sekali, hari Senin, Rabu dan Jumat.
Alur distribusi pemasaran produk susu pasteurisasi CV. Cita Nasional
*Alur Distribusi Pemasaran CV. Cita Nasional

Menunjukan alur distribusi pemasaran CV. Cita Nasional, produk yang sudah jadi dipasarkan keberbagai wilayah melalui koordinator wilayah (Distributor) yang medistribusikan susu ke depo-depo, setiap depo-depo dipimpin oleh seorang Leader, Leader mengarahkan loper (Pengecer ) untuk memasarkan produk ke konsumen. Loper susu murni nasional mencapai 2500 orang di seluruh Indonesia, atribut dan fasilitas pegawai loper disediakan dari perusahaan. Transportasi yang digunakan loper adalah sepeda, motor, dan becak.
Saluran distribusi diperantarai oleh berbagai perantara-perantara atau lembaga-lembaga pendukung seperti distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan atau menyampaikan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen hingga sampai ketangan konsumen.

Jumlah Produksi/Pengiriman
No
Wilayah
Distribusi
Cup
150ml
Mini Pack 75ml
Mini Pack 200ml
Piure Pack 500ml
1
Jakarta
16.628.724
6.648.750
2.072.420
1.062.440
2
Bandung
3.623.256
11.279.950
910.120
123.020
3
Surabaya
7.404.768
9.581.200
1.382.690
131.935
4
Purwokerto
766.458
2.576.150
116.875
38.845
5
Semarang
2.743.146
5.620.050
459.660
56.199
6
Yogyakarta
2.032.254
2.422.360
368.660
74.210
7
Solo
1.409.814
1.525.550
189.961
16.625
8
Jakarta 2
5.197.752
1.556.250
706.100
231.940

Total
39.806.172
41.210.260
6.206.486
1.735.214
Sumber: Analisis Data Sekunder CV. Cita Nasional, 2017.
Menunjukkan bahwa jumlah distribusi pengirimin produk terbanyak pada wilayah distribusi Jakarta, dengan jumlah pengiriman prdouk cup 150 ml sejumlah 16.628.724 buah, mini pack 75 ml 6.648.750 buah, mini pack 200 ml 2.072.420 buah, dan piure pack 500 ml sejumlah 1.062.440 buah. Wilayah distribusi Jakarta merupakan wilayah pengiriman produk susu pasteurisasi CV. Cita Nasional terbanyak, hal ini disebabkan adanya tingginya permintaan diwilayah tersebut tehadapt produk susu pasteurisasi yang pengaruhi oleh berbagai faktor-faktor, seperti faktor permintaan, faktor permintaan produk dipengarurih oleh faktor produk itu tersebut.
Jumlah distribusi pengirimin produk terendah pada wilayah distribusi Purwakerto, dengan jumlah pengiriman prdouk cup 150 ml sejumlah 766.458 buah, mini pack 75 ml sejumlah 2.576.150 buah, mini pack 200 ml sejumlah 116.875 buah, dan piure pack 500 ml sejumlah 38.845 buah. Wilayah distribusi Purwakerto merupakan wilayah pengiriman produk susu pasteurisasi CV. Cita Nasional terendah, hal ini disebabkan kurangnya permintaann susu pasteurisasi diwilayah tersebut tehadapt produk. Permintaan suatu produk dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti pendapatan

Pada saat ini produk yang dihasilkan oleh pabrik CV. CITA NASIONAL adalah :
a.    Produk susu pasteurisasi, yang meliputi :
· Rasa coklat
· Rasa strawberry
· Rasa moka
· Rasa milk jus
· Plain/tawar
b.    Produk yoghurt, yang meliputi :
· Rasa strawberry
· Rasa mangga
c.    Merk atau nama produk yang dipasarkan yaitu :
· Susu Segar Nasional
· Yoghurt Nasional


Proses Pengemasan (Packaging)
Jenis Kemasan
Terdapat dua jenis kemasan yang digunakan oleh CV. Cita Nasional untuk produk susu segar yaitu kemasan primer dan kemasan sekunder. Kemasan primer adalah kemasan yang berhubungan atau bersinggungan langsung dengan produknya dan berfungsi sebagai pelindung produk atau bahan pangan, sedangkan kemasan sekunder adalah kemasan yang tidak langsung berhubungan atau bersinggungan dengan bahan pangan dan berfungsi untuk melindungi kemasan primer. Jenis kemasan yang digunakan oleh CV. Cita Nasional adalah sebagai berikut.
1.    Cup
Untuk mengemas susu pasteurisasi dan homogenisasi yang telah jadi dan siap untuk dipasarkan, digunakan kemasan bentuk cup (gambar 12a) volume 150 ml dengan merek “SUSU SEGAR NASIONAL”. Bahan dasar dari kemasan ini adalah plastik jenis polypropylene atau PP. Kemasan cup yang digunakan mensuplai dari PT. Innopack, Surabaya. Polypropylene digunakan sebagai bahan pengemas karena mempunyai sifat yang kuat, ringan, daya tembus air rendah, stabil suhu tinggi, dan cukup mengkilap. Selain dari kemasan berbahan polypropylene, kemasan cup juga menggunakan lidcup (gambar 12b) yang berfungsi sebagai penutup bagian atas kemasan cup. Bahan dasar dari lidcup adalah polyethylene atau PE. Plastik PE lebih ringan dan tipis jika dibandingkan dengan kemasan polypropylene. Bahan yang digunakan ini dipesan dari PT. Innopack, Surabaya dalam bentuk gulungan. Kemasan lidcup ini digunakan setelah pengisian susu ke dalam kemasan cup dan akan direkatkan dua kali dengan perekat pada proses perekatan, fungsinya adalah agar produk tidak bocor.

2.    Prepack
Kemasan ini merupakan kemasan yang digunakan sebagai pengemas susu berbahan dasar polyethylene (PE). Kemasan ini memiliki ukuran 15 x 14 cm dengan volume 500 ml. Selain itu juga ada kemasan prepack dalam ukuran kecil dan disebut minipack dengan volume 90 ml. Kemasan ini juga datang dari Surabaya yaitu dari PT. Innopack dan dipesan dalam bentuk gulungan.
3.    Krat
Kemasan krat digunakan sebagai kemasan sekunder untuk mengemas kemasan primer. Krat yang digunakan oleh CV. Cita Nasional terbuat dari plastik jenis PVC (polyvinyl chloride) yang bersifat kuat dan kaku dan memiliki kapasitas untuk menampung produk susu sebanyak 108 cup volume 180 ml atau 250 minipack volume 90 ml. Krat tersebut (gambar 13) disterilkan terlebih dahulu dengan kaporit dan dibersihkan dengan air dengan cara disemprot. Krat ini berfungsi untuk melindungi produk agar tidak rusak akibat benturan dan memudahkan proses pengangkutan.

Alat dan Proses Pengemasan
CV. Cita Nasional menggunakan mesin fillomatic (automatic in line cup filler and sealer) dalam pengemasannya. Mesin ini memiliki fungsi yaitu sebagai alat untuk mengisi susu pasteurisasi ke dalam cup dan sebagai mesin pengemas. Pabrik ini memiliki 4 buah mesin yang terdiri dari mesin fillomatic dengan dua kapasitas yaitu besar dan kecil. Mesin fillomatic ini dibagi menjadi 3 (tiga) unit yaitu filler, sealer, dan cutter. Kapasitas susu pasteurisasi yang dihasilkan oleh mesin fillomatic adalah 5.000 cup/jam untuk kapasitas kecil dan 20.000 cup/jam untuk kapasitas besar atau 180 krat/jam.
Penanganan Produk Akhir
Setelah melewati proses pengemasan, produk susu pasteurisasi dan homogenisasi kemasan cup dimasukkan ke dalam krat. Krat ini digunakan sebagai kemasan sekunder untuk melindungi kemasan primer berupa kemasan cup. Krat ini mampu memuat 108 cup dan 250 bungkus kemasan minipack. Kemudian krat-krat yang telah berisi produk susu kemasan cup, dimaasukkan ke dalam truk kontainer. Truk ini digunakan untuk proses distribusi produk dengan dilengkapi sistem pendingin dan es balok. Fungsi sistem pendingin adalah untuk menjaga suhu produk akhir susu di dalam truk kontainer tetap berkisar 4°C. Jika produk akhir masih sisa, produk tersebut akan disimpan di dalam box cooler dengan penyusunan krat yang tidak terlalu rapat guna terjadinya pertukaran udara di dalamnya.

Masa Kadaluarsa
Masa kedaluarsa susu pasteurisasi ditentukan oleh daya tahan produk setelah dikemas. Untuk “SUSU SEGAR NASIONAL” masa kedaluarsanya adalah 7 hari setelah produksi. Bagian Quality Control, selalu melakukan analisa harian terhadap sampel yang telah diambil selama 7 hari berturut-turut. Pengujian yang dilakukan adalah uji pH, suhu, dan kadar gula. Pengujian dengan menggunakan produk yang telah dikemas sama dengan pengujian untuk bahan baku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar